Rabu, 02 September 2015

Puding Jagung anti kaduhung


Bahan:
1 kaleng Tepung Custard atau klo beli yg kiloan setara dg 300 gram
1 kaleng Jagung Manis kemasan (buang airnya)
1 kaleng susu kental manis (yg putih)
1 butir kelapa tua (kelapa diparut & diberi air 10 gelas, diperas dan diambil santannya
1 ½ gelas gula pasir ( sesuai Selera)
Bahan:
Keju di parut
Kismis (direndam air panas)
Cup plastik secukupnya untuk cetakan puding






Langkahnya :
Campur tepung custard dengan sedikit santan di wadah tersediri terlebih dahulu, 
  aduk sampai tercampur & tidak ada gumpalan. Setelah itu campurkan dengan santan seluruhnya.
Tambahkan gula pasir dan susu kental manis, aduk rata. Kemudian panaskan sambil terus 
  diaduk di atas kompor.
Aduk terus sampai mendidih kemudian masukkan jagung manis. 
Terus aduk sampai adonan kental dan siap dicetak.
Cetak adonan di wadah yang sudah disiapkan dan cetak selagi panas. Biarkan dingin
 dan pudding siap  disajikan & disantap.


Note :
Cetakan puding bisa bermacam-macam tergantung selera. Tapi klo pake cetakan seperti yg ada di gambar, resep di atas bisa menghasilkan ± 55 cup.
Untuk bahan seperti tepung custard itu lebih mudah dibeli langsung di toko yang jual bahan-bahan kue soalnya udh sempet cari-cari di swalayan/supermarket gak ada.
Kenapa harus dicetak selagi panas? Karena pada dasarnya adonan matang sudah berbentuk kental jadi klo keburu dingin susah dicetak karna akan menggumpal.


SUMBER
https://freeztha.wordpress.com/2013/08/16/puding-jagung/

















Minggu, 11 Januari 2015

MALAIKAT PENOLONG KEHIDUPAN MANUSIA


MALAIKAT PENOLONG KEHIDUPAN MANUSIA  

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu. (Fushilat: 30)

Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta.  (Fushilat: 31)

(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: “Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut.”(Al Anfal: 9)

Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya. 
(Ali Imran: 123)

(Ingatlah)ketika kamu mengatakan kepada orang mukmin: “Apakah tidak cukup bagi kamu Allah membantu kamu dengan tiga ribu malaikat yang diturunkan (dari langit)?” (Ali Imran:124)

Ya (cukup)jika kamu bersabar dan bersiap-siaga, dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu Malaikat yang memakai tanda 
(Ali Imran 123-125)





Kiraman Katibin

Kirâman Kâtibîn (Arabكراماً كاتبين) adalah dua malaikat yang terletak di bahu kanan dan kiri setiap makhluk-Nya. Menurut syariat Islam, jika ada seseorang yang melakukan amal (perbuatan) yang lebih dominan, maka ia akan dikirim berdasarkan perbuatan semasa hidupnya di dunia, entah keJannah atau Jahannam. Para malaikat ini termasuk dalam golonganHafazhah (Para Penjaga).

Kedua malaikat ini disebutkan dalam Al Qur'an pada surah Qaaf, Al Infithaar, Ar-Ra’du dan Az-Zukhruf, yang berbunyi :

Gerak-gerik manusia dan perkataannya dicatat oleh para malaikat dalam Al Quran Qaaf 50:"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya", "(yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri". "Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir. (Qaaf 16 - 18.)

Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), Yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu). (Al Infithaar 10 - 11)

Apakah mereka mengira bahwa Kami tidak mendengar rahsia dan bisikan-bisikan mereka? Sebenarnya (Kami mendengar), dan utusan-utusan (malaikat-malaikat) Kami selalu mencatat di sisi mereka. (Az-Zukhruf 80)

Sama saja (bagi Tuhan), siapa di antaramu yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari. Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. (Ar-Ra’du 10-11)

Kedua malaikat ini terkenal juga sebagai "Pencatat Yang Mulia", mereka menjadi saksi dan telah menuliskan kitab amal manusia dan jin, kitab amal akan berterbangan dari 'Arsy kearah leher tiap-tiap makhluk pada "Hari Penghakiman" di Mahsyar. Sesuai dengan beberapa surah di dalam Al-Qur'an, yaitu:

Dan datanglah tiap-tiap diri, bersama dengan dia seorang malaikat penggiring dan seorang malaikat penyaksi(Qaaf 21)

Inilah Kitab (catatan) Kami, yang menuturkan kepadamu dengan benar; karena sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat segala perbuatan yang pernah kamu kerjakan. (Al Jaatsiah 29)

Dan tiap-tiap manusia itu, telah Kami tetapkan amal perbuatannya (sebagaimana tetap nya kalung) pada lehernya, dan Kami keluarkan baginya di hari Kiamat satu kitab yang dijumpainya dengan terbuka. Bacalah kitabmu: cukuplah dirimu sen­diri pada hari ini sebagai penghisab terhadapmu. 
(Al Israa' 13-14)

LIMA MALAIKAT BERSAMA MANUSIA

Dalam riwayat yang lain dijelaskan, ada lima malaikat yang menyertai manusia, yaitu:
* Dua malaikat menjaga pada malam hari,
* Dua malaikat menjaga pada siang hari, dan
* Satu malaikat yang tidak pernah berpisah dengannya.

Hal tersebut dijelaskan dengan firman Allah yang artinya: {{''Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang bergantian (menjaganya), dimuka dan dibelakangnya. (Ar-Ra'd: 11)}}

Yang dimaksud malaikat yang bergantian yaitu malaikat malam dan siang yang melindunginya dari [[setan]] dari golongan [[jin]] dan [[manusia]]. Kedua malaikat menulis amal kebaikan dan kejelekan di antara kedua bahunya, lidahnya sebagai pena, mulutnya sebagai tempat tinta dan ludahnya sebagai tinta, keduanya menulis amal manusia sampai datang hari kematiannya.

Allah Swt. berfirman tentang malaikat Kiraman Katibin: "Aku menanamkan mereka Kiraman Katibin karena ketika menulis amal kebaikan mereka naik ke langit dan memperlihatkannya kepada Allah dan mereka bersaksi atas hal tsb. dengan berkata: "Sesungguhnya hambaMu si fulan berbuat sesuatu kebaikan demikian dan demikian."

Dan ketika menulis atas seorang hamba amal kejelekan, mereka naik dan memperlihatkannya kepada Allah dengan rasa susah dan gelisah. MakaAllah Swt. berfirman pada malaikat Kiraman Katibin: 

"Apa yang diperbuat oleh hambaKu?" Mereka diam hingga Allah berfirman untuk yang kedua dan ketiga kalinya, lalu mereka berkata: 

"Ya Tuhanku, Engkau Dzat yang menutupi aib dan Engkau memerintahkan hamba-hambaMu agar menutupi aib-aib mereka. Sesungguhnya setiap hari mereka membaca kitabMu dan mereka mengharap kami menutupi aibnya." Lalu malaikat Kiraman Katibin mengatakan yang mereka ketahui tentang apa yang diperbuat seorang hamba.  

Allah Swt. berfirman: "Maka sesungguhnya kami menutupi aib-aib mereka dan Engkaulah Dzat Yang Maha Mengetahui aib-aib."


sumber
http://antonyspsi.blogspot.com/2013/05/transmisi-cctv-menangkap-gambar.htm